Merubah Kepribadian Menjadi Lebih Baik

Merubah Kepribadian Menjadi lebih baik.  Kita akan coba membahas apakah cara berpikir kita ada hubungannya dengan nasib kita? Apakah mudah untuk merubah kepribadian menjadi lebih baik padahal  sudah puluhan tahun kita ada dalam zona nyaman,  lantas kita ingin berubah menjadi seorang pribadi yang berbeda seperti yang kita inginkan yaitu kepribadian yang lebih baik.  

Tentu jawabannya semuanya ada dalam kepribadian kita. Ubahlah  keporibadianmu yang kurang mendukung kemajuanmu menjadi kepribadian yang baru yang lebih baik, karena kepribadian sesuatu yang dapat diubah. Lantas bagaimana caranya? Kita akan bahas di sini.  baca terus yah  dan dapatkan inside yang positif.

Dapatkan topik menarik lainnya di sini……

Pikiran atau cara berpikir seseorang sangat erat hubungannya dengan nasibnya kelak, Kenapa?  karena 90 % pikiran kita  adalah pikiran yang seperti selalu kita pikirkan berulang-ulang sehingga hidup kita akan tetap sama dan tidak ada yang akan berubah. Pikiran yang sama biasanya akan mengarah pada pilihan yang sama, pilihan yang sama ini juga akan menghasilkan perilaku yang sama dan bahkan perilaku yang sama menciptakan pengalaman yang sama dan kemudian pengalaman yang sama ini akan menghasilkan emosi yang sama. 

Kemudian emosi  yang sama akan mempengaruhi cara kita berpikir, sehingga, hormon kita, ekspresi kita, bahkan  Ahli neurologi mengatakan sirkuit saraf kita neuro kimia kita sama dengan bagaimana kita berpikir, bertindak serta bagaimana perasaan kita. Yang pada akhirnya akan terpusat kepada kepribadian kita. Bagaimana kamu berpikir, bagaimana kamu bertindak dan bagaimana perasaaanmu itulah yang disebut Kepribadianmu.

Merubah kepribadian menjadi lebih baik, menciptakan realitas pribadi kita dan menjadi apa kita di masa depan. Sehingga masuk akal jika kamu ingin menciptakan realitas pribadi yang baru, cita-cita dan harapan yang baru, perubahan yang langgeng dan meninggalkan manusia lamamu, maka Jelas Ubahlah Kepribadianmu.  Maka segeralah mulai pikirkan perubahan seperti apa yang sedang kamu rancang dan  pikirkan dan lakukan perubahan atau Ubahlah!  Segera kamu akan mulai menyadari adanya kebiasaan-kebiasaan yang tidak membangun, sudah usang, begitu-begitu saja dan  tidak membawamu ke arah tujuanmu dengan cepat.

Lihat dan amatilah emosi yang kamu jalani setiap hari apakah emosi ini sesuai dengan masa depanmu kalau itu bagus tentu baik,  kalau tidak berarti ada yang salah.   Begitu banyak orang ingin menciptakan kehidupan yang baru dan menciptakan realitas pribadi baru tetapi masih mengandalkan kepribadian yang lama, memori di otak yang sudah puluhan tahun menjadi kebiasaaan akan terus mendominasi, Maka anda harus mengubah KepribadianMu atau Merubah kepribadian menjadi lebih baik.

Perlu kita ketahui dalam prinsip ilmu saraf mengatakan sel-sel yang menyala bersama saling terhubung , berpikir dengan cara yang sama, membuat pilihan yang sama menunjukkan tindakan yang sama dan menciptakan pengalaman yang sama dan sudah barang tentu hasilnya juga sama. Itu memberi cap pada jaringan neuron yang sama dan pola yang sama. Itu adalah disebabkan karena perasaaan yang familiar atau perasaan yang anda kenal  memanggilmu. Setelah kita menginjak dewasa tentu sudah melakukan banyak hal berkali-kali sehingga tubuh dan pikiran sekarang tahu bagaimana melakukannya. Inilah yang disebut dengan kebiasaan.

Karena kebiasaan ini kita seolah sudah di program komputer tanpa kita sadari,seperti perilaku otomatis, keyakinan bawaan dan persepsi sikap ini berfungsi layaknya. Itulah sebabnya kita ada niat mau mengubah pemikiran ke arah yang positif, atau ingin segera melakukan perubahan dalam pikiran tapi hal ini tidak mudah di terapkan, tidak nyaman, gagal, bersifat sementara. Kenapa? Karena sebagian besar tubuhmu telah dikondisikan untuk menjadi program masa lalu. Jadi pikiran itu tidak pernah sampai ke tubuh karena tubuh berada dalam program yang berbeda.

Jika kamu berpikir tidak bahagia maka kamu akan merasa tidak bahagia, atau berpikir takut maka kamu akan merasa takut, berpikir  gagal maka kamu akan merasa gagal, setelah kamu merasa gagal pada akhirnya kamu akan merasa kamu seorang yang gagal.   Bagian tersulit  dari perubahan adalah tidak membuat pilihan yang sama lagi seperti yang kamu lakukan di waktu-waktu  sebelumnya, dan orang-orang terperangkap dalam lingkaran pemikiran dan perasaan ini, perasaan dan pemikiran dan pengulangan berlebihan itu adalah suatu proses kondisi. Padahal yang kamu butuhkan adalah gambar, bayangan atau pemikiran, perasaan, respon dan stimulus.

Pada umumnya orang-orang cenderung mengkondisikan otak dan tubuh mereka ke masa lalu, jadi ketika tiba saatnya untuk berubah kamu harus meninggalkan area yang sudah di kenal itu. Misalnya ingin melakukan diet yang tepat, mulai bangun pagi atau berolahraga teratur, mulai puasa dan meditasi. Biasanya di saat  anda memutuskan untuk melakukan  sesuatu yang berbeda. Maka ! Itu akan terasa tidak nyaman, anda akan merasa asing serta ada ketidakpastian bahkan anda tidak tau memprediksi momen yang akan terjadi berikutnya. Itu artinya anda sudah mulai meninggalkan kebiasaan yang kamu ketahui, yang lama, yang mengekang kemajuanmu dan kamu akan melangkah ke yang tidak kamu ketahui.

Sekarang secara teoritas itu terdengar hebat, tetapi karena tubuh telah terkondisikan  kebiasaan yang mengekang, dan perasaan ini sudah begitu familiar dan dikenal tubuh kita, saat kamu ingin membawanya di luar dari yang biasanya ia ingin kembali ke tempat yang nyaman.   Tubuh mulai mempengaruhi pikiran untuk menggagalkan niat-niat baikmu,  misalnya: Mengapa kamu tidak mulai olahraga besok saja, Mengapa kamu tidak diet minggu depan saja. 

Sekarang bersenang-senang dulu aja. Atau mencari alasan atau pembenaran, “Kamu kan lagi capek, atau lagi pusing dan lain sebagainya. Kemudian mereka berkata. Ini baru terasa benar.  Bagian tersulit  dari perubahan adalah tidak membuat pilihan yang sama seperti yang kamu lakukan di hari sebelumnya.

Pertanyaannya pemikiran apa yang ingin kita hidupkan dan hubungkan di otak kita? Perilaku apa yang akan kita tunjukkan dalam satu hari. Mungkin perlu kita menutup mata dan melatih ingin menjadi seperti apa diri kita nantinya  dalam otak dan pikiran kita kita bayangkan agar terlihat bahwa kita sudah melakukannya. Sehingga yang tadinya otak dan pikiran kita yang penuh dengan catatan masa lalu berubah menjadi kompas untuk mendukung kita mendapatkan perilaku atau kepribadian yang kita inginkan.

Begitu kita mengadakan perubahan hendaknya kita segera menguatkannya dan kita harus mengkondisikan saraf kita untuk sukses bukan hanya sekali atau sementara tetapi secara konsisten,  Misalnya anda mengikuti senam kesehatan Aerobik tidak cukup Cuma 1 x atau 2 x lantas sudah merasa anda akan lebih baik dan sehat seumur hidup. Demikian pula halnya dengan emosi dan perilaku kita harus mengkondisikan diri untuk sukses.

Perlu kita ingat bahwa kepedihan dan kenikmatan membentuk segala perilaku bahwa kepedihan, kegagalan atau kenikmatan, kesuksesan bisa mengubah perilaku kita. Keyakinan pertama yang harus kita punyai kalau kita ingin menciptakan perubahan dengan cepat adalah bahwa kita berubah sekarang.  Kalau kita bisa menciptakan masalah dengan sekejab maka kita harus punya keyakinan bahwa kita bisa berubah dengan cepat.

Kenapa tidak kita selesaikan sekarang, karena biasanya yang memakan waktu adalah menunggu atau hanya bersiap-siap untuk berubah sampai akhirnya semuanya terlambat. Merubah Kepribadian Menjadi lebih baik akhirnya kembali kepada diri kita bagaimana kita berpikir, bertindak dan tidak lagi mentolerir manusia lama kita atau kepribadian kita yang lama.

Henry David Thoreau Mengatakan : Bukan segalanya yang berubah, kitalah yang berubah.

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *